Hagia Sophia, Museum Paduan Ornamen Islam Dan Kristen Di Turki

Hagia Sophia atau yang disebut juga dengan Aya Sofya dalam bahasa Turki, adalah sebuah bangunan bekas gereja kuno, diubah menjadi masjid, dan sekarang dijadikan museum di Istanbul. Pada saat Konstantinopel ditaklukkan oleh Sultan Mehmed II pada tahun 1453, tempat ini diubah dari gereja menjadi mesjid, dan berjalan hingga hampir 500 tahun. Pernak-pernik kristen dicopot dan lukisan-lukisan didinding ditutupi cat. Di tahun 1937 Mustafa Kemal Atatürk  seorang perwira militer dan negarawan Turki mengubah status Hagia Sophia menjadi museum. Beberapa bagian dinding dan langit-langit dikerok kembali dari cat-cat kaligrafi hingga ditemukan kembali lukisan-lukisan sakral Kristen. Seperti kita lihat didalam ruangan besar tersebut kita dapat melihat gabungan ornamen Islam dan Kristen tertera bersamaan. Jadi sekarang ini adalah museum, bukan rumah ibadah.

Paduan ornamen-ornamen Islam dan Kristen menghiasa seluruh isi bangunan ini, mulai dari ukiran-ukiran dan lukisan dinding hingga perabotan-perabotan. Tulisan-tulisan Arab untuk Ketuhanan dan Nabi berdampingan dengan simbolik Kristen sang Bunda dan Anaknya yang kudus. Bila kamu memasukin museum ini disediakan panduan turis lokal dimana disana juga disediakan alat penterjemah berbagai bahasa termasuk bahasa Indonesia juga tersedia. Jadi bila kita berada disini kita bisa mengerti sejarah asal muasal Hagia Sophia ini.

Hagia Sophia merupakan bangunan yang masih tersisa terbesar dari arsitektur Bizantium. Dimana desain interiornya banyak dihiasi dengan mosaik dan pilar marmer. Beberapa interior dilapisi dengan kelereng polikrom berwarha hijau, putih, ungu dan mosaik emas. Untuk exterior dibalut dengan plesteran diwarnai dengan kuning dan merah selama restorasi di abad 19.

Letak Hagia Sophia tepat berdekatan dan berseberangan dengan Blue Mosque. Bila kamu berada dikawasan ini kamu dapat singgah kedua sekaligus. Dipelataran antara Hagia Sophia dan Blue Mosque banyak pedagang-pedangan kaki lima yang berjualan makanan, minuman dan payung-payung (bila musim hujan). Bila banyak sekali pengunjung wisatawan, maka untuk dapat masuk kedalam Hagia Sophia kita harus antri menunggu giliran. Didalam halaman samping Hagia Sophia juga terdapat cafe dan toko merchandise.

Jangan lewatkan museum Hagia Sophia bila kamu berada di Istanbul Turki, kamu akan melihat peninggalan sejarah yang masih nyata untuk dilihat, dimana kamu dapat melihat paduan kebudayaan Kristen dan Islam menjadi satu. Terlihat aneh tapi hal ini benar-benar ada, saksikan sendiri untuk melihatnya.

7 Responses to Hagia Sophia, Museum Paduan Ornamen Islam Dan Kristen Di Turki

  1. Maulana says:

    Hebat……….

  2. Maulana says:

    That is great.Make I interesting,,,,,

  3. Lorensia says:

    keren artikelna

  4. Tika Ku says:

    mesti berangkat ke turki neh secepatnya
    banyak yg bagus utk diliat
    akibat bung admin neh wkwkwk

  5. tHom4ss says:

    orang2x zaman dulu dah bisa bikin bangunan besar ya trnyata. arsitekturnya hebat

  6. KondeIbu says:

    apik tenan fotonya
    megah antik gedongnya

  7. pelancong SakTI says:

    kok bisa ya , ajaib!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>