Gunung Nebo, Akhir Hayat Dari Nabi Musa

Gunung Nebo letaknya berada di belahan barat negara Yordania, kurang lebih 40 kilometer menuju barat daya Amman. Didalam perjalanan menuju Gunung Nebo melalui bukit-bukit dan gunung padang pasir, yang begitu gersang dan terik. Jalanan pun tidak banyak kendaraan lalu lalang. Begitu sepi, hening dan tandus. Walau sebagian kecil kita dapat melihat kehijauan namun tidaklah banyak, semua dominan dihiasi oleh padang pasir. Sesekali melewati gardu-gardu penjagaan tentara-tentara, bila ada hal yang mencurigakan bisa saja kendaraan kita di berhentikan lalu dilakukan pengecekan.

Sesampai dilokasi, kita berada tepat di puncak Gunung Nebo, dari atas puncak gunung ini kita dapat melihat Hebron, Dead Sea (Laut Mati), Herodium, Bethlehem, Qumiran, Jerusalem (Bukit Olives), Ramallah, Jericho dan Nablus. Kota-kota tersebut termasuk dalam tanah perjanjian yang diperlihatkan Nabi Musa oleh Tuhan dari atas Gunung Nebo ini. Disinilah tempat Nabi Musa wafat. Ada yang berpendapat bahwa Nabi Musa diangkat ke sorga, dan ada juga yang berpendapat makam Nabi Musa disini, namun tidak ada dari kita semua yang tahu keberadaannya.

Memang benar, bila kita berada di atas Gunung Nebo, dengan cuaca yang cerah kita dapat melihat kota-kota tersebut yang disebutkan diatas. Sungguh suatu maha karya Tuhan yang sangat indah. Yang terlihat paling dekat adalah sebagian laut mati dapat terlihat jelas.

Dilokasi ini terdapat juga peninggalan 6 makam yang dilapisi lantai mosaik bergaya Bizantium, simak artikel lengkap mengenai Sejarah Mosaik DISINI. Dan disini juga tedapat tiang Ular dari perunggu yang dibuat oleh seniman Italia yang bernama Giovanni Fantoni. Kisah tiang ular dari tembaga ini adalah dimana waktu zaman Nabi Musa para pengikutnya umat Israel yang dibawa keluar dari Mesir mereka menggerutu berkata “Mengapa kamu mempimpin kami keluar dari Mesir? Supaya kami mati dipadang gurun ini? Sebab disini tidak ada roti dan tidak ada air, dan akan makanan hambar ini kami telah muak”. Mereka tidak puas dan tidak mengucap syukur.

Sebab itu Tuhan kemudian memerintahkan ular-ular tedung untuk memagut umat Israel, sehingga sebagian dari mereka mengalami kematian. Kemudian umat Israel menyadari akan perbuatan dosanya, lalu mereka datang kepada Nabi Musa untuk meminta perlindungan. Nabi Musa pun berdoa kepada Tuhan dan Tuhan mendengarkan doanya, lalu Tuhan memerintahkan Musa untuk membangun tiang dengan ular tembaga. Barangsiapa yang memandang ular tembaga tersebut maka mereka akan sembuh dan terhindar dari pagutan ular-ular dan menjadi selamat. Saat ini tiang ular tembaga yang aslinya sudah tidak ada, karena oleh Raja Hizkia telah ditebang dan dihancurkan, karena pada waktu itu kian lama tiang ular tembaga tersebut menjadi obyek penyembahan seperti disertai dengan bakaran korban, dan tiang ular tembaga itu pun diberi nama Nehustan. Jadi yang sekarang kamu lihat bukan tiang ular tembaga yang asli, melainkan karya dari seniman Italia.

Maka dari itu karena sohornya kisah Nabi Musa soal penyembuhan dengan membuat tiang ular tembaga, menjadikan simbol resmi keberadaan sebuah apotek. Kamu-kamu coba lihat, para apotek-apoteker yang ada sekarang mereka hampir semua menggunakan simbol ular tembaga dengan berbagai kreasi untuk logonya. Tentunya dengan menyamakan persepsi penyembuhan dengan simbol ular tembaga, harapan para apoteker sebagai penyedia obat-obatan dapat menyembuhkan segala penyakit pagi para penderita/pasien.

Setelah Nabi Musa wafat, perjuangannya diteruskan oleh Harun.

13 Responses to Gunung Nebo, Akhir Hayat Dari Nabi Musa

  1. yosua says:

    Harun meningggAL lebih dlu drii MUSA tahu,
    dskolah alkitab diajarin klu pengganti musa itu yosua anak sekolah minggu aja tau

  2. Vruit says:

    “Setelah Nabi Musa wafat, perjuangannya diteruskan oleh Harun”.

    Perasaan nabi Harun meninggal lebih dulu daripada nabi Musa deh !!!!1

  3. Retno says:

    Trimakasih atas infonya…sangat bermanfaat, membuat saya tidak ragu lagi akan profesi farmasi yang memang memakai simbol ular tembaga Musa. Saya punya feeling bahwa Musa diangkat ke Sorga itu tersirat dari injil dimana pada saat Tuhan Yesus berdoa ada 3 orang bersamanya yaitu Eli dan Musa.

  4. reffy gunawan says:

    wuaduh….kepingin ziarah kesana dan tempat-2 ziarah rohani lainnya. namun belum siap, siap hati dan financial tentunya. kapan yach…..

  5. hadi says:

    interesting info, jadi keinget pengin balik ke sana =)

  6. tHom4ss says:

    mantep bangettt nambah ilmu gua bacanya… TOP!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>